Select Menu
Select Menu

Favourite

NASIONAL

PUSAT

DAERAH

sektor

Send Quick Message

Nama

Email *

Pesan *

Culture

Transportasi Tradisional

PROPINSI

DAERAH

TELEMATIKA

RESCUE

Kuliner

Semarang  --  Menjelang puasa dan Pilpres 9 juli 2014 menggelar kegiatan pemusnahan minuman keras ( minuman keras ) yang di pimpin langsung oleh kapolrestabes Semarang. Dalam kesempatan ini di undang dari jajaran muspida dan unsur masyarakat termasuk juga dari Senkom kota Semarang.
Pemusnahan ini merupakan hasil dari razia pekat pada waktu yang telah lalu,sebenarnya aparat tidak henti hentinya melakukan operasi pekat ini karena  sanksi yang tergolong kecil bagi para pelaku tidak merasa jera.
Maka di harapkan masyarakat memberikan informasi apabila ada peredaran miras di lingkungannya agar segera di tindak untuk menjaga kondusivitas di tengah masyarakat apalagi saat ramadhan nanti waktu untuk beribadah jangan sampai terganggu dan pihak aparatpun akan senantiasa melakukan operasi pekat dan akan menindak tegas pada para pelaku ungkapnya.


Klaten -  Polres Klaten memusnahkan sebanyak 4.150 liter ciu dan 2.216 botol berbagai jenis minuman keras (miras) bermerk yang merupakan hasil operasi penyakit masyarakat dalam setahun pada Juni 2013 hingga Juni 2014. Di sisi lain, Kapolres Klaten menyayangkan masih ringannya sanksi untuk penjual miras.
Pemusnahan miras itu dilakukan di Halaman Polsek Klaten, Rabu (25/6/2014), yang dihadiri Muspida Klaten. Selain ciu, ada berbagai jenis miras yang dimusnahkan di antaranya anggur merah, anggur putih, vodca, wisky, dan belasan miras bermerk lainnya.
Kapolres Klaten, AKBP Nazirwan Adji Wibowo, mengatakan pemusnahan miras itu diharapkan menjadi peringatan bagi semua pihak untuk tidak lagi mengedarkan miras. Menurutnya, di Klaten masih banyak peredaran miras karena sanksi bagi pelaku yang tergolong ringan.
“Sebenarnya kami tidak henti-hentinya melakukan operasi penyakit masyarakat termasuk peredaran miras di masyarakat. Tapi, sanksi yang tergolong ringan bagi pelaku membuat mereka tidak jera. Itu yang masih kami pikirkan untuk memberikan tindakan tegas yang tepat,” katanya kepada wartawan seusai pemusnahan miras di Halaman Polsek Klaten, Rabu.
Ia juga telah berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri Klaten untuk memberikan tindakan lebih tegas bagi pelaku peredaran miras agar mereka jera. Tapi, jika upaya itu masih dianggap lemah, pihaknya akan berupaya mencari sanksi yang lebih tegas agar para pelaku peredaran miras tersebut jera.
Saat ini, sanksi maupun denda untuk pelaku peredaran miras masih tergolong ringan karena ada beberapa pelaku yang tidak jera meskipun telah berulang kali terjaring operasi. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak pengadilan agar ada pemberatan bagi pelaku yang berulang kali tertangkap. Sebab, saat ini masih cukup banyak miras yang ditemukan dari hasil razia rutin,” tuturnya.

Ia juga berharap ada kerja sama dari masyarakat untuk saling mendukung kondusivitas di lingkungan masing-masing dan melaporkan ke pihak kepolisian jika ada peredaran miras. Terutama, lanjut dia, saat Ramadan yang merupakan waktu untuk beribadah bagi umat Islam. “Kami terus menertibkan peredaran miras di Klaten dengan memberikan sanksi tegas. Kalau perlu, miras bisa hilang dari Klaten. Tapi, kami memerlukan bantuan dari semua elemen masyarakat untuk informasinya,” imbuhnya.
sumber  : solopos.com
Foto: PENGAMANAN DEBAT CAPRES 22 JUNI 2014

Pelaksanaan debat Capres yang ketiga telah dilaksanakan pada hari Minggu malam, 22 Juni 2014. Debat Capres kali ini dilaksanakan hanya antar Capres, Capres No. urut 1 Prabowo Subianto dan Capres No. urut 2 Joko Widodo, di Hotel Holiday Inn Kemayoran Jakarta. Demi mengamankan berlangsungnya Debat Capres babak ketiga ini, Polda Metro Jaya menyiagakan 1500 personel Polri di lokasi debat dan sekitarnya.

Sebelum melakukan pengamanan di lokasi dan juga sekitar lokasi debat, terlebih dahulu dilakukan apel pengamanan, dipimpin oleh kapolres Jakarta Utara. Apel dilaksanakan sekitar pukul 16.00 WIB, dimaksudkan untuk melihat kekuatan dan kesiapan personel untuk pengamanan Debat Capres ketiga. Pengamanan 1500 personel, terdiri dari berbagai unsur yaitu Brimob, Sabhara, Binmas, anggota Polres Jakarta Utara dan jajarannya, juga TNI AD. Polri akan terus mengawal jalannya proses Pemilu 2014, demi terciptanya kondisi yang aman dan nyaman. (Don)

Jakarta  - Pelaksanaan debat Capres yang ketiga telah dilaksanakan pada hari Minggu malam, 22 Juni 2014. Debat Capres kali ini dilaksanakan hanya antar Capres, Capres No. urut 1 Prabowo Subianto dan Capres No. urut 2 Joko Widodo, di Hotel Holiday Inn Kemayoran Jakarta. Demi mengamankan berlangsungnya Debat Capres babak ketiga ini, Polda Metro Jaya menyiagakan 1500 personel Polri di lokasi debat dan sekitarnya.

Sebelum melakukan pengamanan di lokasi dan juga sekitar lokasi debat, terlebih dahulu dilakukan apel pengamanan, dipimpin oleh kapolres Jakarta Utara. Apel dilaksanakan sekitar pukul 16.00 WIB, dimaksudkan untuk melihat kekuatan dan kesiapan personel untuk pengamanan Debat Capres ketiga. Pengamanan 1500 personel, terdiri dari berbagai unsur yaitu Brimob, Sabhara, Binmas, anggota Polres Jakarta Utara dan jajarannya, juga TNI AD. Polri akan terus mengawal jalannya proses Pemilu 2014, demi terciptanya kondisi yang aman dan nyaman. (Don)







SENKOM KABUPATEN TEMANGGUNG MENGIKUTI HARI ANTI NARKOBA

Katakan Tidak Pada Narkoba!!
Pengguna narkoba dapat dicegah dan direhabilitasi. 
Pengguna narkoba lebih baik direhabilitasi daripada dipenjara.
TEMANGGUNG INDAH TANPA NARKOBA!!!

Tema HUT Bhayangkara ke 68 tahun 2014 adalah:

 Sinergitas Polisional Proaktif Guna Mewujudkan Kamdagri Yang Mantap Dalam Rangka Sukseskan Pengamanan Pemilu 2014 dan Keberlanjutan Pembangunan Nasional.
SILAHKAN KLIK UNTUK PERBESAR

LOGO HUT 68 PNG




LOGO TRIBRATA PNG
Seminar Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara dalam mempertahankan Ideologi Bangsa, kerjasama Senkom Mitra Polri dengan Kantor Kesbanglinmas Kota Tangerang,kegiatan tersebut diadakan pada hari minggu 22/06/14



Pemateri I, dr Polres/Kasat Binmas Polres Metro Tangerng Kota, Pemateri II, Kodim 0506/Tangerang.seminar dibuka Oleh Kepala Kesbanglinmas diwakili Oleh Kaonang,S.sos MM, peserta berjumlah 100 Personel Senkom Mitra Polri seKota Tangerang-Banten.bertempat di Gedung Cisadane Lantai 4


 Wawasan kebangsaan harus ditumbuhkan mengingat sejarah bangsa dan sebagai generasi muda harus mengingat jerih payah dan keringat serta darah para pendiri negara, dengan demikian harus kita implimentasikan untuk mencintai bangsa dan negara. Tumbuhkan rasa ikatan yang kokoh dalam satu kesatuan dan kebersamaan sesama anggota masyarakat tanpa membedakan suku bangsa agama, ras, adat istiadat dan golongan, karena dengan mengingat sejarah, kita dapat memetik nilai-nilai karakter bangsa sehingga dapat untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan.
Revitalisasi seluruh nilai-nilai Kebangkitan Nasional yang terkristalisasi dalam kemeredekaan Indonesia pada dasarnya menganjurkan soliditas kebangsaan sebagai panduan yang harus segera diwujudkan dalam tata kelola ekonomi, politik, sosial, dan budaya demi mencapai Indonesia yang adil dan makmur. Untuk itu, pembangunan bangsa melalui dasar Pancasila itu sangat tepat, karena akan melahirkan penerus yang juga memiliki dan memberikan sesuatu yang bermakna untuk Indonesia. Berapa banyak kekayaan alam kita dicuri negara lain, ikan dilaut setiap hari dicuri, korupsi yang sudah sampai seleher, harus sudah saatnya Indonesia harus berubah total. Mari kita sukseskan Pilpres 2014 dengan sejenak berikhtiar dan berdeoa untuk memilih pemimpin negarawan yang ikhlas, jujur dan berkerja keras untu perubahan Indonesia yang lebih baik

Klaten – Sekitar 400 dai Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) se-Kabupaten Klaten menyerukan deklarasi damai menyongsong pemilihan umum presiden (Pilpres) 2014, Sabtu (14/6), di Aula Satya Saprabu Mapolres Klaten.
Kegiatan yang dihelat Polres Klaten itu dimaksudkan untuk menjaga situasi kondisi Kamtibmas menjelang Pilpres Juli mendatang agar berlangsung aman, tertib dan damai.
Ketua Umum Dai Kamtibmas Klaten, KH Syamsuddin Asyrofi mengatakan, pihaknya akan terus berupaya memberdayakan pendidikan terhadap masyarakat, sehingga terwujud Klaten yang kondusif menjelang Pilpres serta datangnya Ramadhan.
“Upaya-upaya yang bersifat pencerahan terhadap masyarakat akan kami lakukan. Salah satunya yang kini marak adalah munculnya black campaign terhadap Capres. Tujuannya agar masyarakat di Klaten tidak terpengaruh,” pesan KH Syamsuddin Asyrofi yang juga Wakil Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jawa Tengah.
Sumber: timlo