Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.

SARAN DAN KRITIK

GALERI SENKOM RESCUE

GALERI SENKOM RESCUE
BANJIR JAKARTA 2013

600 Anggota Senkom siap tanggap bencana

Senkom Klaten.600 anggotaSenkom Klaten siap menjadi relawan dalam setiap bencana di wilayah Kabupaten Klaten dan akan memberi informasi akan adanya potensi kebencanaan di wilayah Klaten karena anggota senkom sudah terinteregasi komunikasi yang sudah tertata rapi di setiap kecamatan ungkap Ketua Senkom Klaten Haris Afandi di kantor BPBD Klaten rabu 26 maret 2014.
Dalam kesempatan itu juga Ketua Senkom Klaten menegaskan anggotanya selalu berperan aktif dalam setiap bencana dari erupsi merapi,longsor,puting beliung sampai banjir di Cawas,walaupun belum ada kerja sama dengan stakeholder kami tetap mengedepankan rasa sosial.Dan saat ini kami bersama jajaran BPBD mengadakan kerjasama mudah mudahan dengan bergabungnya Senkom di penanggulangan bencana di Klaten semakin cepat dalam menanggulangi dan evakuasi bencana.
Di kesempatan yang sama pihak BPBD merasa senang dan bangga pada Anggota Senkom ternyata tidak hanya bergerak di kamtibmas saja di penanganan bencana selalu ada dan menjadi contoh dalam masyarakat terbukti belum lama ini Senkom mendapat penghargaan dari BNPB.
Dan kedepanannya pihak BPBD Klaten akan selalu memonitor dan memberikan pelatihan pelatihan terkait dengan penanggulangan penanganan dan pemulihan pasca bencana, dan mudah mudah kerjasama yang sangat baik ini nantinya akan di rasakan oleh segenap masyarakat.( rio )

Senkom terima penghargaan BNPB

Jakarta. Selasa malam (11/3/2014) bertempat di gedung Bidakara Jakarta, Senkom Mitra Polri menerima anugerah penghargaan dari BNPB atas peran aktifnya senkom di seluruh Indonesia dalam penanggulangan bencana. Penghargaan diserahkan oleh Kepala BNPB Samsul Maarif. Ketua Umum Senkom Mitra Polri, HM.Sirot, SH.SIP mengatakan bahwa dengan penghargaan ini akan dijadikan pemicu bagi Senkom untuk terus meningkatkan peran aktifnya dalam kebencanaan. Selama tahun 2013 hingga triwulan I tahun ini Senkom melaksanakan kegiatan diklat di tingkat propinsi diikuti perwakilan tingkat kabupaten/kota dan kecamata, dan dalam setiap pelatihan itu salah satu materi adalah penanganan bencana yang diisi oleh masing-masing BPBD dan Basarnas. "Kami terus berupaya meningkatkan keterampilan anggota terutama dalam penanganan bencana, karena bencana itu bisa datang sewaktu-waktu dan kita harus sudah mempersiapkan diri agar tidak terjadi korban lebih banyak," ungkap HM Sirot.Senkom Mitra Polri divisi rescue yang biasa disebut Senkom rescue diresmikan pada 1 Januari 2005 atau setahun setelah Senkom di dirikan. Dengan semboyan "Siaga Saat Aman, Ada Saat Dibutuhkan" Senkom Rescue terbagi dalam beberapa sub gugus tugas atau klaster, dari komunikasi, dapur umum, kesehatan, kedaruratan hingga trauma center pasca bencana. "Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan, yang merupakan pencapaian dari kinerja teman-teman di lapangan yang tanpa pamrih setiap ada bencana langsung terjun, bahkan kalau belum ada logistik kedaruratan tak segan mereka membawa apapun yang ada di rumah, atas nama Ketua Umum Senkom Mitra Polri saya memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Senkom Mitra Polri di manapun berada," ujar Sirot.Senkom mitra polri berdasar catatan kementerian komunikasi dan informasi (kominfo) hingga tahun 2013 lalu memiliki anggota sebanyak 1,7 juta di 485 kabupaten/Kota, dan terus bertambah seiring dengan rekrutmen anggota baru dalam rangka regenerasi tahun 2013/2014 sebanyak 66 ribu personil, di 23 ribu titik.Disamping membantu BNPB dalam kebencanaan, Senkom mitra polri setiap hari melakukan laporan situasi kamtibmas pagi dan malam hari yang diikuti para anggota yang piket dan jajaran Polri.

Pembukaan Diklat Nasional Kamtibmas dan Telematika Senkom

Jakarta -  Diklat Kamtibmas dan Telematika Senkom Mitra Polri bersama Mabes Polri diikuti 1500 peserta dibuka secara resmi oleh Kabaharkam Polri Komisaris Jenderal Polisi Drs. Oegroseno, SH (9/3/13) mewakili Wakapolri.

Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon udara pada saat upacara pembukaan di lapangan gedung Minhajur Rosyidin Lubang Buaya Jakarta Timur.


Hadir dalam pembukaan Pejabat Mabes Polri, Mabes TNI, Ketua KNPI, BNPB, Kemenpora dan undangan lainnya.

 
Dalam sambutan Kabaharkam, saat ini Polri sedang melaksanakan proses reformasi untuk menjadi kepolisian yang profesional, maka Polri harus menyesuaikan diri dengan perkembangan kehidupan masyarakat dengan cara merubah paradigma dari yang reaktif dan konvensional menjadi proaktif dan modern dengan mengedepankan kemitraan dalam rangka pemecahan masalah-masalah sosial.

Polri sadar bahwa untuk menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan tenteram dalam masyarakat Polri tidak dapat bekerja sendiri akan tetapi Polri harus bermitra dengan masyarakat.

Dalam hal ini masyarakat tidak hanya sebagai obyek dalam ketertiban masyakarat akan tetapi sejajar/setara dengan Polri untuk bersama-sama memecahkan masalah sosial yang ada di masyarakat. 


Peran serta masyarakat sebagai state holder dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat harus kembali diberdayakan dan ditingkatkan sehingga masing-masing anggota masyarakat  dapat berperan aktif untuk menjaga keluarga dan lingkungannya dari gangguan kamtibmas.

Oleh karena itu diharapkan setiap anggota Senkom yang ada di seluruh Indonesia dapat melaksanakan peran dan fungsinya bersama dengan masyarakat untuk membantu dan mensosialisasikan tugas dan kegiatan pemolisian dalam mewujudkan atau terciptanya situasi yang kondusif dan siskamtibmas secara swakarsa.

Keterbatasan sumber daya Polri yang merupakan salah satu hambatan internal Polri dalam pembinaan kamtibmas akan terbantu dengan adanya partisipasi masyarakat terutama dari Senkom sebagai mitra polri dalam pembinaan kamtibmas, lanjutnya.

Rapat koordinasi Pengurus Pusat Senkom Mitra Polri dengan Mabes Polri dilakukan setelah upacara pembukaan yang dihadiri pula oleh ketua Senkom Provinsi se Indonesia untuk melaporkan semua kegiatan Senkom yang telah dilakukan.

Pada diklat ini  Mabes TNI juga memberikan materi tentang peranan Negara dalam mengamankan setiap jengkal wilayah NKRI yang disampaikan pada peserta kamtibmas.


Materi pembuatan Blog, Eqso, Direction Finder, Cara buat RPU, mengukur jangkauan pancaran radio diberikan pada 500 peserta diklat telematika. (Yusuf Em)

Sumber :Senkom.or.id

NOTA KESEPAHAMAN KORLANTAS POLRI

 
Penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan Korlantas Mabes Polri dengan PT. Lippo Karawaci Tbk pada hari Kamis 28 Februari 2013 ini merupakan salah satu wujud nyata dalam mengkampanyekan "Pelopor Keselamatan Berlalulintas".

Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Pudji Hartanto, MM. dalam pidatonya membeberkan beberapa poin penting dalam nota kesepahaman tersebut. 


Diantara poin-poin tersebut yaitu:
1. Mengoptimalkan Manajemen Lalu Lintas
2. Berbagi Jalan
3. Edukasi, Sosialisasi dan Penegakan Hukum

Dalam ketiga poin diatas, Kakorlantas Polri menjelaskan bahwa, tentang mengoptimalkan manajemen lalu lintas ini seperti halnya yang dilakukan pada saat ini, yakni mengoptimalkan kerjasama antara kepolisian, khususnya Korlantas Polri kepada pihak-pihak yang berpengaruh dalam mengkampanyekan keselamatan berlalulintas.

Untuk poin kedua, Kakorlantas Polri menjelaskan, bahwa betapa pentingnya kesadaran masyarakat akan berbagi jalan, karena jalan umum tidak hanya selalu digunakan oleh kendaraan-kendaraan bermotor saja, akan tetapi juga digunakan oleh pesepeda, pejalan kaki, dan kendaraan-kendaraan kecil lainnya. Dalam hal ini, Kakorlantas sangat memuji kepada masyarakat luar negeri, yang bisa taat dan teratur terhadap peraturan lalu lintas, dengan tidak memberi pembatas (separator) pada jalan raya, akan tetapi pengendara dapat tertib tidak menggunakan jalan lain yang bukan untuk kendaraannya.

Sedangkan dalam Poin ketiga, Kakorlantas Polri menjelaskan betapa pentingnya edukasi, sosialisasi dan penegakan hukum. karena dari penegakan hukum yang benar dapat memberikan edukasi bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran. serta tidak henti-hentinya bersosialisasi keselamatan berlalulintas.








Dari ketiga poin tersebut Kakorlantas Polri berharap nota kesepahaman ini "dapat berjalan dengan baik, dan dari pihak kepolisian akan bertindak tegas pada pelangggaran-pelanggaran di wilayah Karawaci ini, sebab wilayah ini sudah menjadi Pionir dalam mengkampanyekan wilayah keselamatan berlalu lintas dan ramah lingkungan", ujar Kakorlantas Polri dalam pidatonya.



DIKLAT NASIONAL JURNALISTIK


Jakarta -Pembukaan Diklat Jurnalistik Konflik dan Kebencanaan yang diadakan pengurus pusat Senkom Mitra Polri di Taman Wisata Permata Buana Sawangan Depok (23/2/2013) secara resmi dibuka oleh Dirjen Binmas atas nama Kabaharkam Mabes Polri Komjen Drs.Oegroseno, SH.

Diklat yang dikuti oleh 200 peserta dari utusan tiap kab se Jabodetabekser merupakan kerjasama  Senkom Mitra Polri dengan Mabes Polri, Mabes TNI, Depdagri, Menkominfo, BNPB, KNPI, dalam rangka memperhebat inisiatif dan partisipatif Senkom Mitra Polri dalam deteksi dini konflik dan kebencanaan demi terwujudnya kamtibmas dan kewaspadaan nasional.

Peserta yang mengikuti diklat ini dibekali ilmu jurnalistik, agar disaat sebelum terjadi konflik atau bencana anggota Senkom selain bertugas melaksanakan kamtibmas atau rescue dengan mendata secara akurat setiap detail kejadian yang sesungguhnya di lapangan untuk selanjutnya data tersebut diperlukan dalam tindakan yang perlu dilakukan instansi terkait.
Perkembangan lingkungan strategi, baik global, regional maupun nasional saat ini berpengaruh pada langsung atau tidak langsung terhadap situasi keamanan, seperti konflik yang disebabkan masalah sara, politik, ekonomi maupun sosial.
Dalam menanggulangi berbagai konflik tersebut, tugas Polri semakin berat, maka sesuai dengan grand strategis Polri yang kedua yaitu partnership building, membangun dengan menempatkan masyarakat sebagai mitra sejajar Polri dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepolisian.
Salah satu faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi keberhasilan penanganan konflik maupun bencana adalah lambatnya informasi dan kurang efektifnya deteksi dini yang dilakukan petugas di lapangan karena belum bisa memberikan kecepatan informasi secara dini secara maksimal.



Peserta diklat ini diharapkan memahami pentingnya kemampuan deteksi dini dan penyampaian informasi dengan baik, kata Kabaharkam dalam sambutan tertulisnya.

Dengan demikian Senkom bisa menjadi lembaga yang handal dan profesional dalam membantu mewujudkan keamanan dan ketertiban nasional, lanjutnya.

Selain dari nara sumber instansi pemerintahan, juga menghadirkan narasumber langsung dari media Selain dari nara sumber instansi pemerintahan, juga menghadirkan narasumber langsung dari media seperti RRI, Metro TV, Wide Shot, Warta Kota, Republika dan Tabloid Lugas. RM 9.
1
 

Apakah website ini menarik

Support by : Rizanova-Multimedia Creating Website
Copyright © 2011. senkom mitra polri - All Rights Reserved
Created by : Rizanova-Multimedia